가사
*Versi 1:**
Budak politik Di lorong gelap gedung kekuasaan,
Satu suara tenggelam dalam bayang.
Budak politik terpuruk dalam kesepian,
Ditinggal di ruang yang penuh kepalsuan.
**Pre-Chorus:**
Tikus-tikus kantor menggigit dari balik meja,
Senyum licik di balik kertas yang penuh noda.
Sementara yang kecil harus menelan pahitnya,
Permainan kekuasaan penuh sandiwara.
**Chorus:**
Budak politik, terjerat dalam belenggu,
Mereka tertindas, menjadi pelengkap huru-hara.
Di bawah bayang-bayang tikus kantor yang memerintah,
Tak ada suara, hanya teriakan penuh luka.
**Versi 2:**
Janji kosong terukir di dinding,
Rakyat terjepit, impian terkubur dalam dingin.
Di balik tirai, tikus-tikus menggeliat,
Mengatur panggung, menjual cita-cita.
**Pre-Chorus:**
Tikus-tikus kantor dengan angkuh bersandar,
Menghisap tenaga, mengoyak harapan.
Siapa peduli pada derita yang terabaikan?
Hanya politik, penuh dengan tipu daya.
**Chorus:**
Budak politik, terjerat dalam belenggu,
Mereka tertindas, menjadi pelengkap huru-hara.
Di bawah bayang-bayang tikus kantor yang memerintah,
Tak ada suara, hanya teriakan penuh luka.
**Bridge:**
Namun dalam kegelapan ada secercah sinar,
Di luar sana, harapan akan menyala.
Mungkin suatu hari akan ada suara bangkit,
Membebaskan diri dari rantai yang mengikat.
**Chorus:**
Budak politik, terjerat dalam belenggu,
Mereka tertindas, menjadi pelengkap huru-hara.
Di bawah bayang-bayang tikus kantor yang memerintah,
Tak ada suara, hanya teriakan penuh luka.
**Outro:**
Di lorong gelap gedung kekuasaan,
Suatu saat akan tiba titik pembebasan.
Budak politik akan melawan segala ketidakadilan,
Menuntut hak, dan mengubah cerita lama.
---