Kau datang lagi, bawa senyum yang sama Yang dulu buatku jatuh cinta Tapi kali ini kau genggam tangan lain Dan aku cuma bisa pura-pura biasa
Lucunya, aku kenal dia Pernah kita tertawa bertiga Kini hanya mereka berdua Yang melanjutkan cerita
Aku ingin marah tapi tak bisa Karena cinta tak pernah bisa dipaksa
Kenapa setiap kali aku cinta Selalu harus jadi yang merelakan? Selalu harus berpura tak apa Padahal hatiku habis tak bersisa Dan yang paling menyakitkan Dia selalu seseorang yang aku kenal Seolah semesta ingin aku belajar Tentang kehilangan yang tetap ku jaga
Aku hafal caramu mencintai Bahkan sebelum dia tahu Tapi mungkin aku memang hanya Jalan sebelum rumahmu ditemukan
Tak ada yang salah, hanya tak sama Tapi luka ini nyata terasa
Kenapa setiap kali aku cinta Selalu harus jadi yang merelakan? Selalu harus berpura tak apa Padahal hatiku habis tak bersisa Dan yang paling menyakitkan Dia selalu seseorang yang aku kenal Dan aku tersenyum di depan mereka Sambil diam-diam patah di dada
Mungkin aku dicipta untuk melihatmu bahagia Meski bukan denganku akhirnya Dan aku belajar, bahwa cinta sejati Kadang tak harus dimiliki
Jika nanti kau bahagia Aku ingin ada di barisan doa Walau bukan aku yang kau genggam Aku tetap ingin kau tenang Dan bila Tuhan menulismu untuknya Aku akan berhenti bertanya “mengapa” Karena mencintaimu ternyata Juga berarti... melepasmu selamanya