Ku sebut dia pahlawan Setiap kata berlawanan menjadi pedang Mengangkang rute demokrasi Letup reformasi berkabut jelaga
Patah-patah debu di pentas jalanan Pekik suara saling bersahutan Menyuarakan yang tertimbun di pekarangan Rakyat semakin terhimpit memekik melawan
Dari lorong jalanan beradu saling menimpa menggerus kebohongan
Ini keadilan jangan diputarbalikkan Seorang perempuan berwajah sembab berlari sambil menunjuk berbagai arah "Kami sekumpulan debu telah terpatah menjadi abu" Suaranya tersambut raung motor pengendara sepanjang jalanan ibu kota
Di sini, Ku sebut engkau pahlawan Seorang lelaki berkawan bahaya Amuk, serpih demokrasi di atas kereta