[(Intro)(Dimulai dengan petikan gitar clean yang reverb-nya tebal, nada-nada minor yang melankolis. Setelah 4 bar, drum masuk dengan hentakan pelan, disusul distorsi gitar yang meledak dalam riff sinkopasi berat.)]
[Verse 1] saat malam itu tiba... Pilihan bukan hanya satu Tenang bukan lagi sahabat Mencari arti di balik bisikan![(Vokal dimulai dengan nada rendah, berat, dan penuh vibrato)]
[Pre-Chorus] Jenuh dengan rutinitas ku.. tanpa sadar tanpa henti-hentinya![(Gitar mulai melakukan ‘chugging’ palm-mute yang membangun tensi)]
[Chorus] Hidup ini jalan berdebu! Kadang mendaki, kadang berliku Tak perlu lari, atau buru-buru Cukup melangkah mengikuti rindu[(Vokal belting, drum menggunakan double-bass bertenaga)]
[Verse 2] Dompet tipis, tapi hatiku yang luas Kerja keras biar jiwa tak cemas Ada tawa diWarung, ada suka di jalan Semua bagian dari satu beban[Bass lebih menonjol di sini, memberikan groove yang dalam]
[Chorus] Hidup itu jalan berdebu! Kadang mendaki, kadang berliku Tak perlu lari, atau buru-buru Cukup melangkah mengikuti rindu...
[Bridge - Solo Gitar](Tempo melambat sejenak ke arah atmosferik, lalu bluesy yang emosional] Jika hujan datang, biar saja basah.. Yakinlah tuhan menguji kita..
[Final Chorus] Hidup ini jalan berdebu! Kadang mendaki, kadang berliku Tak perlu lari, atau buru-buru Cukup melangkah mengikuti rindu...
[Outro] Nikmati semua ini! Jalani saja! Hanya itu yang kita punya!
[(Lagu diakhiri dengan riff gitar yang sangat berat/breakdown dan diakhiri dengan satu feedback panjang dari amplifier.)]
Estilo de música
Genre: Alternative Metal / Hard Rock Tempo: 85 BPM (Heavy & Groovy) Inspirasi: Campuran antara Blackbird (sisi emosional) dan Metalingus (sisi energi).