(intro) MEmang harus kita akui (kita akui) kehilangan orang yang kita sayang (memang menyedihkan) itu benar-benar menyakitkan,(sungguh menyakitkan) tapi lebih menyedihkan lagi (apalagi) saat kita kehilangan orang yang benar-benar menyayangi kita (Chorus) Hidup bosan, matipun enggan (Allahumma shalli Alaa Sayyidina Muhammad Qoddhoqat Hillati Adrikni Ya rasulullah...) hari 'kan terus berlalu siang dan malampun akan terus berganti. kita bagai daun kering yang terlepas dari dahan terhempas dan terombang ambing oleh angin yang bertiup 'pun kelak bisa saja terinjak oleh hewan dan manusia kembali kedahan pohon itu tak mungkin bersembunyi tak mampu hanya bisa digerakkan oleh nasib dan Taqdir menunggu dimakan ulat atau terurai menjadi debu (Reff) sisa waktu ini akan kita apakan?? Mengejar sesuatu yang tak mungkin untuk kita dapatkan (Bridge) Andai............ aku tak diciptakan mungkin aku takkan terluka dan mati-matian mengejar cinta dan kasih sayang (Chorus) tak terlihatkah aku oleh Izrail. (Izrail.. Izraill. Izrail......) atau sedang berperangkah roqib dan atid. sehingga aku belum bisa berkumpul dengan orang orang yang kukasihi. atau memang munkar dan nakir menunggu dosaku melampaui gunung tursina atau sebanyak samudera dibumi..? Andai aku bisa menyogok jibril 'kan kutanya rahasia kapan ajalku tiba? andai aku bisa membujuk mikail 'kan kuberi dia separuh rejeki yang kan diberikan untukku (Outro): Allahumma shalli Alaa Sayyidina Muhammad Qoddhoqat Hillaati Adrikni Ya rasulullah... MUhammad yaa Muhammad..