(Verse 1) Satu per satu topengmu mulai terjatuh Menampakkan wajah asli yang selama ini sembunyi Kukira diammu adalah tenang yang teduh Ternyata caramu menutupi dusta yang kau beri
(Verse 2) Setiap kata manis yang dulu kau ucapkan Kini terdengar menjijikkan di telingaku Kau bangun istana dari seribu kebohongan Lalu kau biarkan aku terkunci di dalam bisumu
(Chorus) Aku muak dengan segala kebohonganmu... Aku benci diriku yang sempat luluh pada dustamu
Kau bunuh kepercayaanku dengan cara yang paling keji Membangun bahagia di atas sumpah yang kau khianati
(Bridge) Mungkin bagimu, membohongiku adalah hal biasa Tapi bagiku, ini adalah akhir dari segalanya Kau rampas mimpiku, kau hancurkan martabatku Hanya demi ego dan nafsu yang menutupi matamu Cukup sudah... hatiku sudah mati untukmu
(Chorus) Aku muak dengan segala kebohonganmu... Aku benci diriku yang sempat luluh pada dustamu
Kau bunuh kepercayaanku dengan cara yang paling keji Membangun bahagia di atas sumpah yang kau khianati
(Outro) Simpan saja kata maafmu... Kebohonganmu sudah cukup membuktikan... Siapa kau sebenarnya... Menyesal... sangat menyesal memilihmu