[Intro — Piano perlahan]
Pernah ku fikir kita selamanya
Meniti waktu berdua bersama
Namun kini mula ku terasa
Cinta kita kian berbeza
[Verse 1]
Awal bertemu, kau hadir membawa
Senyum yang membuat resahku reda
Kita berkongsi cerita sederhana
Menyulam janji di hujung senja
Kini bicaramu makin berjeda
Matamu jauh saat ku bertanya
Kita masih duduk bersebelahan
Namun hatimu entah di mana
[Pre-Chorus]
Andai ada kata yang tertahan
Biar malam ini kau luahkan
Jangan biar aku terus meneka
Dalam cinta yang kian terluka
[Chorus]
Mungkin kita berakhir di sini
Walau berat untuk ku akui
Jika tanganmu tak lagi mencari
Biarkan ku belajar melepaskan pergi
Mungkin kasih tinggal kenangan
Disimpan kemas dalam ingatan
Ku kan merindu, namun ku mengerti
Tak semua cinta ditakdirkan abadi
[Verse 2]
Masih tersimpan tiket perjalanan
Yang dulu kita beli berdua
Kau pernah bilang, apa pun halangan
Kita tempuh tanpa menyerah
Kini tiket itu tinggal kertas
Dan janji kita makin terbatas
Ku tak menyalahkan siapa-siapa
Hanya tak mampu memaksa rasa
[Pre-Chorus]
Andai ada kata yang tertahan
Biar malam ini kau luahkan
Jangan biar aku terus meneka
Dalam cinta yang kian terluka
[Chorus]
Mungkin kita berakhir di sini
Walau berat untuk ku akui
Jika tanganmu tak lagi mencari
Biarkan ku belajar melepaskan pergi
Mungkin kasih tinggal kenangan
Disimpan kemas dalam ingatan
Ku kan merindu, namun ku mengerti
Tak semua cinta ditakdirkan abadi
[Bridge]
Terima kasih untuk waktumu
Untuk tawa di hari-hari itu
Jika esok kita jadi asing
Doaku tetap mengiringi langkahmu
[Final Chorus]
Mungkin kita berakhir di sini
Dengan air mata yang ku sembunyi
Jika bahagiamu bukan di sisiku
Ku lepaskan kau, meski hati pilu
Mungkin kasih tinggal kenangan
Disimpan kemas dalam ingatan
Ku kan merindu, namun ku mengerti
Tak semua cinta ditakdirkan abadi
[Outro — Piano perlahan]
Pernah ku fikir kita selamanya
Kini ku belajar merelakan kita
音樂風格
Balada Melayu sedih, piano perlahan sebagai pembuka, melodi Melayu berliku lembut, petikan gitar akustik halus dan strings hangat yang berkembang perlahan, rentak balada sederhana perlahan dengan perkusi ringan, vokal utama intim dan penuh rasa, korus emosional yang lebih lebar, produksi bersih dan hangat.