Text
*
Verse 1:
Di tengah gemuruh suara,
Kota ini tak pernah henti,
Lampu neon berkilau terang,
Menyembunyikan jeritan hati.
Chorus:
Kekacauan di setiap sudut,
Impian terjebak dalam rutinitas,
Langkah-langkah cepat tak berujung,
Di sini, semua terasa kelam.
Verse 2:
Asap knalpot dan desakan masa,
Orang-orang berlari tanpa arah,
Kepala penuh pikiran berat,
Dalam hiruk pikuk, kita terlupa.
Chorus:
Kekacauan di setiap sudut,
Impian terjebak dalam rutinitas,
Langkah-langkah cepat tak berujung,
Di sini, semua terasa kelam.
Bridge:
Namun di balik kaca yang retak,
Ada harapan yang takkan padam,
Di tengah suara, kita berjuang,
Mencari jalan pulang.
Chorus:
Kekacauan di setiap sudut,
Impian terjebak dalam rutinitas,
Langkah-langkah cepat tak berujung,
Di sini, semua terasa kelam.
Outro:
Kota yang tak pernah tidur,
Kami kan terus melangkah,
Menemukan cahaya di gelap,
Di antara riuhnya suara.