Letra da música
Wahai Wakil Rakyat
Matamu melihat, tapi hatimu buta,
Kakimu melangkah, namun terjatuh terhuyung,
Lencana negara, tak pantas menempel,
Di dadamu, bila janji tak ditepati.
(Chorus)
Wahai Wakil Rakyat
Satu ketokan palu, memupuskan harapan,
Mimpiku dan mimpimu, terbenam dalam kegelapan,
Tak bisa lagi berjalan, lumpuh layu,
Dewan perwakilan rakyat berganti nama,
Dewan pengkhianat rakyat, oh...
Wakil Rakyat
Engkau ujung tombak, bagi jutaan jiwa,
Kaum tua renta, yang tak berdaya,
Buruh dan petani, nelayan yang berjuang,
Di bawah langit kelabu, suara mereka tenggelam.
(Chorus)
Satu ketokan palu, memupuskan harapan,
Mimpiku dan mimpimu, terbenam dalam kegelapan,
Tak bisa lagi berjalan, lumpuh layu,
Dewan perwakilan rakyat berganti nama,
Dewan pengkhianat rakyat, oh...
(Bridge)
Kami menanti, harapan yang sirna,
Dalam setiap jiwa, suara tak berdosa,
Bukankah kau, wakil kami yang terpilih?
Dengarlah jeritan, rakyat yang teraniaya.
(Chorus)
Satu ketokan palu, memupuskan harapan,
Mimpiku dan mimpimu, terbenam dalam kegelapan,
Tak bisa lagi berjalan, lumpuh layu,
Dewan perwakilan rakyat berganti nama,
Dewan pengkhianat rakyat, oh...
(Outro)
Bersatu kita teguh, berjuang untuk hak,
Suara rakyat akan selalu menggema,
Tuk setiap jiwa, untuk keadilan,
Bersama kita, bangkitkan harapan yang baru.