Letra da música
[Verse 1]
Kau datang sok garang
Kumis tebal, dada dibusungkan
Tapakmu berat di tanah
Bikin semua orang menepi
Katanya kau tak pernah kalah
Katanya kau paling ditakuti
Tapi saat aku menatap
Muka sangarmu mulai lari
[Pre-Chorus]
Aku lihat tanganmu gemetar
Suaramu mulai patah
Yang tadi mengaum keras
Mendadak cuma napas
[Chorus]
Macannya jadi cacing
Macannya jadi cacing
Barusan kau paling beringas
Sekarang kau diam memelas
Macannya jadi cacing
Macannya jadi cacing
Yang tadi mau menerkam
Kini cuma menggeliat pelan
[Verse 2]
Sepatu licin di lumpur
Langkahmu seret ke pinggir
Sorot matamu yang liar
Tiba-tiba tak berani hadir
Aku tak perlu teriak
Kau sudah runtuh sendiri
Besar di mulut doang
Begitu ketemu, habis
[Pre-Chorus]
Aku lihat bahumu turun
Harimau palsu, habis angin
Yang tadi berani maju
Kini sembunyi di balik mimpi
[Chorus]
Macannya jadi cacing
Macannya jadi cacing
Barusan kau paling beringas
Sekarang kau diam memelas
Macannya jadi cacing
Macannya jadi cacing
Yang tadi mau menerkam
Kini cuma menggeliat pelan
[Bridge]
Bukan soal siapa kuat
Bukan soal siapa paling keras
Kalau cuma mulut yang hidup
Kau jatuh saat ditatap
[Chorus]
Macannya jadi cacing
Macannya jadi cacing
Barusan kau paling beringas
Sekarang kau diam memelas
Macannya jadi cacing
Macannya jadi cacing
Yang tadi mau menerkam
Kini cuma menggeliat pelan
Estilo de música
Indonesian pop-rock with bouncy syncopated drums, chunky palm-muted guitar, and a driving bassline; verse rides tight and playful, pre-chorus pulls back with claps and rising gang vocals, chorus hits wider with shouted doubles on the anchor phrase. Backing vocals echo the hook word, with quick stop-start breaks and a short guitar fill between lines. Bright, punchy, and cheeky in the mix, with close-mic lead and roomy hook layers.