[Verse 1] Banyak persoalan di hatiku ini, Ku dilahirkan tidak seperti anak yang lain. Ku menangis setiap hari, Mengenangkan hari depanku.
[Pre-Chorus] Namun Kau tetap dekat, Saat jiwa ini penat
[Chorus] Namun Kau tetap dekat Dekat saat aku penat Namun Kau tetap dekat Kau pegang hatiku erat
[Verse 2] Saat semua terasa berat, Kau dengar doa yang tersekat. Ku tak perlu pura-pura kuat, Sebab kasih-Mu buatku bangkit lagi.
[Pre-Chorus] Namun Kau tetap dekat, Saat jiwa ini penat
[Chorus] Namun Kau tetap dekat Dekat saat aku penat Namun Kau tetap dekat Kau pegang hatiku erat
[Bridge] Bila langkahku goyah, Kau tak lepaskan aku. Bila malam terasa panjang, Nama-Mu jadi nyalaku.
[Final Chorus] Namun Kau tetap dekat Dekat saat aku penat Namun Kau tetap dekat Kau pegang hatiku erat Namun Kau tetap dekat Kau bawa aku selamat
Styl muzyki
Worship ballad with gentle arpeggiated piano, soft kick pulse, and swelling pads; verse stays sparse and intimate, pre-chorus lifts with layered harmony and filtered percussion, chorus opens wide with sustained chords and congregational doubles. Lead vocal is close-mic and vulnerable, with airy harmonies on key lines, delayed ad-libs in the final chorus, and a soft reverb tail. Tender risers, reversed piano swells, and a warm, polished mix