tekst piosenki
(Verse 1)
Kau adalah cahaya di langkahku,
Menghangatkan hari, membuatku tak rapuh.
Namun takdir yang pahit kita temui,
Membuat kita berdua harus pergi.
(Chorus)
Kita terpisah, meski hati tak berjarak,
Dalam rindu yang pedih, ku tetap teriak.
Tak bisa ku melawan, tak bisa ku menahan,
Meski cinta begitu dalam, kita harus relakan.
(Verse 2)
Ada banyak janji yang tak sempat tertuna,
Impian dan harapan yang kini fana.
Hanya sisa luka di setiap kenangan,
Bersama namun tak bisa kita pertahankan.
(Chorus)
Kita terpisah, meski hati tak berjarak,
Dalam rindu yang pedih, ku tetap teriak.
Tak bisa ku melawan, tak bisa ku menahan,
Meski cinta begitu dalam, kita harus relakan.
(Bridge)
Mungkin di sana kau menangis dalam diam,
Begitu juga aku, terluka tanpa suara.
Andai waktu bisa kita taklukkan,
Namun kini kita hanya terpisah dalam ingatan.
(Chorus)
Kita terpisah, meski hati tak berjarak,
Dalam rindu yang pedih, ku tetap teriak.
Tak bisa ku melawan, tak bisa ku menahan,
Meski cinta begitu dalam, kita harus relakan.
(Outro)
Terpisah namun tak terpilih,
Cinta ini terlalu perih,
Selamanya hanya ada kau di hati,
Meski jarak tak pernah bertepi.