tekst piosenki
(Verse 1)
Di rumah sepi, nunggu pesanan datang,
Kue-kue enak, siap untuk dipesan,
Whatsapp berbunyi, oh senangnya hati,
Tapi kok mendadak, 100 box donat minta ditangani.
(Chorus)
Rakis, oh Rakis, toko bahan ku tercinta,
untung Masih buka malam, kau jadi penolongku,
Bahan lengkap di tangan, tak perlu ke mana,
Pelanggan senang, oh kueku bisa ready kapan saja.
(Verse 2)
Jam tujuh malam, waktu terus berlari,
di Dapur berkobar, semangat takkan mati,
Dengan semua bahan, tangan mulai bergerak,
Setiap donat bulat, kasih sayang ku semat.
(Chorus)
Rakis, oh Rakis, toko bahan ku tercinta,
Untung Masih buka malam, kau jadi penolongku,
Bahan lengkap di tangan, tak perlu ke mana,
Pelanggan senang, oh kueku siap diantar.
(Bridge)
Pesanan datang, seperti mimpi nyata,
Dari hening jadi ramai, keceriaan terasa,
Dengan cinta di setiap gigitan,
Tukang kue rumahan, penuh dedikasi.
(Chorus)
Rakis, oh Rakis, toko bahan ku tercinta,
Masih buka malam, kau jadi penolongku,
Bahan lengkap di tangan, tak perlu ke mana,
Pelanggan senang, oh kueku bersinar.
(Outro)
Kini semua siap, donat menanti,
Dengan senyum lebar, semua bahagia,
Inilah cerita, tukang kue rumahan, tapi bukan murahan.
impian takkan pudar, tuk menjadi yang terbaik