# **"Langit Milik Kita"** *(Skate Punk | Kebebasan & Mimpi)*
---
**[Verse 1]** Mereka tanya mau jadi apa nanti Aku diam, bukan karena tak tahu diri Aku cuma lelah menjelaskan pada dunia Bahwa hidupku bukan milik agenda mereka
Kamar sempit, dinding penuh coretan Nama-nama kota yang belum pernah kuinjak Tapi malam ini aku buka jendela Dan angin bilang — *pergi, sekarang juga*
---
**[Pre-Chorus]** Bukan kabur dari masalah Tapi lari menuju sesuatu Yang selama ini hanya ada Di balik mata dan tidurku
---
**[Chorus]** Kita bebas! Bukan kata siapa-siapa Kita bebas! Karena kita yang putuskan Mimpi bukan hadiah, bukan warisan Mimpi adalah api — kita yang nyalakan!
---
**[Verse 2]** Jam sembilan pagi, semua sudah rapi Duduk manis di kursi yang bukan pilihannya sendiri Aku melihat mereka, aku melihat cermin Versi diriku kalau aku diam dan menyerah dari dini
Maka aku pilih ribut, aku pilih salah jalan Aku pilih tersesat daripada tak pernah melangkah Luka dari jatuh masih bisa sembuh Tapi mimpi yang dikubur — itu yang perlahan membunuh
---
**[Pre-Chorus]** Bukan kabur dari masalah Tapi lari menuju sesuatu Yang selama ini hanya ada Di balik mata dan tidurku
---
**[Chorus]** Kita bebas! Bukan kata siapa-siapa Kita bebas! Karena kita yang putuskan Mimpi bukan hadiah, bukan warisan Mimpi adalah api — kita yang nyalakan!
---
**[Bridge]** *(vokal kasar, tempo naik)* Katakan padaku bahwa ini mustahil — Aku akan buktikan kamu salah dua kali lipat! Katakan padaku bahwa ini kekanak-kanakan — Aku akan tua nanti, tapi bukan hari ini!
---
**[Chorus — Final]** Kita bebas! Bukan kata siapa-siapa Kita bebas! Karena kita yang putuskan Mimpi bukan hadiah, bukan warisan Mimpi adalah api —
---
**[Outro]** Dan api itu tidak padam Tidak padam *Tidak akan padam.*
---
> **Tempo:** ~175 BPM > **Mood:** Raw, emosional, energik > **Referensi sound:** Superman Is Dead, The Waiting Room, Endank Soekamti