Lyrics
(Verse 1) Di tengah hiruk pikuk kota,
Ada kenangan yang tak terlupa,
Ayah di Jakarta, berjuang di sana,
Ibu di rumah, setia menunggu.
(Chorus) Kakek dan nenek di ladang pagi,
Menyemai benih, merawat bumi,
Masa kecilku, penuh warna ceria,
Di tanah tani, penuh cinta dan doa.
(Verse 2) Langit biru, sawah hijau membentang,
Kekayaan sederhana, tapi hatiku tenang,
Suara tawa di rumah kayu,
Adalah melodi yang selalu aku rindu.
(Chorus) Kakek dan nenek di ladang pagi,
Menyemai benih, merawat bumi,
Masa kecilku, penuh warna ceria,
Di tanah tani, penuh cinta dan doa.
(Bridge) Saat hujan turun, tanah berair,
Kita berkumpul, cerita lama menghangatkan,
Walau waktu berlalu,
Kenangan ini abadi di dalam hati.
(Chorus) Kakek dan nenek di ladang pagi,
Menyemai benih, merawat bumi,
Masa kecilku, penuh warna ceria,
Di tanah tani, penuh cinta dan doa.
(Outro) Di tengah kota yang bising ini,
Aku masih teringat, masa kecilku di sini,
Dengan penuh rasa syukur dan cinta,
Untuk masa lalu yang indah dan sederhana.