歌詞
[Intro - (Petikan gitar akustik yang repetitif dan hangat]
[Verse 1]
Bangku rumah depan teras ku!
Di sudut kota yang mulai menua!
Kau datang dengan garis wajah yang berbeda!, selalu rindu...
[Verse 2]
Ingat saat kita mencuri waktu? Berlari dibawah hujan tanpa sendal!
Mimpi kita tertulis di atas meja!
sebelum waktu berlalu...
[Chorus]
Kitalah saksi, rindu yang menepi! Diantara cita-cita dan realita kita!
Tercium aroma masa remaja!
Terima kasih Sahabat lamaku!
[Bridge]
Dunia mungkin telah mengubah arah langkah
Namun dalam saku jaket ini
Masih kusimpan foto kita yang kian memudar...
[Guitar Solo / Interlude - Melodi gitar yang melankolis namun manis]
[Chorus]
Kitalah saksi, rindu yang menepi! Diantara cita-cita dan realita kita!
Tercium aroma masa remaja!
Terima kasih Sahabat lamaku!
[Outro](Suara langkah kaki menjauh)(Gitar memudar/Fade out)].