歌詞
Intro:
Allahu… Allahu… Allahu Ya Karim…
Lirboyo tanah ilmu, tempat hati ditempa iman…
Kiai kami pelita, menuntun jalan kebenaran…
Bait 1:
Di pesantren kami belajar rendah hati,
Menjaga adab di setiap janji.
Doa Kiai jadi tameng negeri,
Cahaya ilmu menembus hati.
Bait 2:
Namun ada lidah yang lancang berbicara,
Menghina ulama tanpa rasa.
Tak tahu siapa yang dijaga,
Para pewaris nabi, penjaga nusantara.
Reffrain:
Kami santri, kami tak akan diam!
Bukan karena marah, tapi karena sayang!
Kiai kami mulia, bukan untuk dihina,
Doanya penjaga negeri, siang dan malam!
Kami santri, tak benci, tak dendam,
Tapi adab kami tegakkan dalam salam.
Yang menghina, semoga paham,
Bahwa ilmu dan akhlak tak bisa ditentang!
Bait 3:
Lirboyo bukan hanya nama,
Tapi nur yang menerangi bangsa.
Kami santri cinta damai, cinta ulama,
Namun jangan lukai kehormatan mereka.
Reffrain:
Kami santri, kami tak akan diam!
Bukan karena marah, tapi karena sayang!
Kiai kami pelita, pembawa cahaya,
Yang hina biarlah sadar akhirnya!
Ya Allah, ampuni lidah yang tergelincir,
Bimbing hati yang tak lagi terukur.
Kami santri tetap berdoa dalam diam,
Karena adab adalah senjata paling dalam.
Allahu… Allahu… Allahu Ya Karim…
Lirboyo tetap harum dalam doa dan salam.
音楽のスタイル
Classic Rock, Pop, Anger, progressive, Male Voice