[Verse 1] Pagi itu kau bangunkan aku Dengan senyum lelah tapi tetap syukur Tanganmu wangi kopi dan sabun Matamu sembunyi letih semalam
[Chorus] Ibu Di setiap doa yang lirih Namaku kau sebut paling akhir Kalau dunia terasa jatuh Kupulang ke pangkuanmu Pelukan ibu Rumahku
[Verse 2] Baju sekolah kusut kau ratakan Sambil cerita masa kecilmu dulu Katamu "Jatuh itu biasa Nak" "Yang penting kau berani bangun lagi"
[Chorus] Ibu Di setiap doa yang lirih Namaku kau sebut paling akhir Kalau dunia terasa jatuh Kupulang ke pangkuanmu Pelukan ibu Rumahku
[Bridge] Maaf kalau aku sering lupa Caramu diam Tapi selalu jaga Tak semua sayang perlu kata Kau ajarkan aku artinya percaya
[Chorus] Ibu Di setiap doa yang lirih Namaku kau sebut paling akhir Kalau dunia terasa jatuh Kupulang ke pangkuanmu Pelukan ibu Rumahku
Stile di musica
Warm acoustic ballad with gentle piano and fingerpicked guitar, soft male vocals right up front. Verses stay intimate and close-mic’d, subtle pad swells under the chorus to lift the emotion. Light shaker and brushed snare join halfway through, ending with a stripped-back final hook and a held vocal note that lingers.