Letra
[IIntro]
[Verse]
Di pinggir kota kelahiranku, tempat matahari terbit perlahan,
Setiap jalan beraspal menceritakan sebuah kisah, seperti syair yang berjajar.
Senyum ramah warganya adalah cahaya Kerja keras kami takkan pernah sia-sia,
Meski raga berkelana jauh ke ujung dunia Namamu tetap harum, bertahta di dada
[Verse]
Dari alun-alun pasar yang ramai hingga kilolima yang indah,
Setiap sudut menyimpan kenangan, seperti harta karun, yang tak pernah terbuang.
Di sinilah aku lahir, di sini aku mengabdi,
Tempat ini terasa seperti rumah, di mana pun kehidupan berlangsung.
[Pre-chorus]
Tempat bernaung di sepanjang hayatku
Kota ini telah mencuri hatiku, selamanya, tanpa rasa takut.
[Chorus]
Oh,… Luwuk kota kebanggaanku, Tempat bernaung di sepanjang hayatku,
Beragam budaya menyatu dalam satu jiwa, Tegak berdiri, jaya selamanya!.
Oh,… Luwuuk kota kebanggaanku, Tempat bernaung di sepanjang hayatku,
Beragam budaya menyatu dalam satu jiwa, Tegak berdiri, jaya selamanya!.
[Verse]
Dari alun-alun pasar yang ramai hingga kilolima yang indah,
Setiap sudut menyimpan kenangan, seperti harta karun, yang tak pernah terbuang.
Di sinilah aku lahir, di sini aku mengabdi,
Tempat ini terasa seperti rumah, di mana pun kehidupan berlangsung.
[Pre-chorus]
Darah dan keringat para pendahulu
Membangun mimpi di atas tanah pertiwi Menjaga marwah yang suci di hati
[Chorus]
Oh,…. Luwuuk kota kebanggaanku, Tempat bernaung di sepanjang hayatku,
Beragam budaya menyatu dalam satu jiwa, Tegak berdiri, jaya selamanya!.
Oh,…. Luwuk kota kebanggaanku, Tempat bernaung di sepanjang hayatku,
Beragam budaya menyatu dalam satu jiwa, Tegak berdiri, jaya selamanya!.
[Outro]
Estilo de música
Pop, Indie Pop, Country, Nostalgia, Female Voice