Letra
Verse 1 (Rap – Mas Didot)
Aku bukan raja, bukan bintang di layar kaca
Tapi buat Inara, aku ayah yang selalu jaga
Dan buat Dayah, cinta tak pernah pudar
Dari pertama kita janji, sampai napas terakhir
Di tengah badai, aku berdiri
Peluk erat dua cinta sejati
Dunia boleh goyah, tapi hatiku tetap
Untuk anak dan istri, aku selalu siap
Pre-Chorus (Rock Vokal)
Takkan mundur, walau gelap menghadang
Di setiap detak, kalian alasan ku berjuang
Peluh dan darah, kutukar demi tawa
Karena kalian rumah, bukan sekadar kata
Chorus (Rock + Rap)
Sampai mati, aku cinta kalian
Inara, Dayah, cahaya kehidupan
Dalam luka, dalam tawa, dalam hening
Kalian pelukanku… di dunia paling dingin
Sampai mati, ku jaga janji ini
Lindungi kalian meski dunia terbakar api
Inara dan Dayah, nama di tiap doa
Kalian napas di dada… selamanya!
Verse 2 (Rap – Mas Didot lebih intens)
Hari-hari panjang, kerja keras tak habis
Tapi tiap pulang, senyummu bikin manis
Inara, tawa kecilmu sulap lelah jadi tenang
Dayah, genggam tanganmu, bikin dunia menang
Bukan soal uang, bukan soal tahta
Ini soal cinta yang tak butuh mahkota
Kita bertiga, satu jiwa satu nadi
Dunia boleh runtuh, tapi kita takkan pergi
Bridge (Rock – Jeritan Emosional)
Bila nanti ku tak bisa bicara
Bila waktu pisahkan kita
Ingat satu hal yang ku teriakkan hari ini...
CINTA KU ABADI!
Chorus (Final Chorus – Full Power)
Sampai mati, aku cinta kalian
Inara, Dayah, cahaya kehidupan
Dalam luka, dalam tawa, dalam hening
Kalian pelukanku… di dunia paling dingin
Sampai mati, ku jaga janji ini
Lindungi kalian meski dunia terbakar api
Inara dan Dayah, nama di tiap doa
Kalian napas di dada… selamanya!
Outro (Rap Lirih – Fade Out)
Mas Didot bersumpah di bawah langit
Anak dan istri, kalian cahaya paling legit
Dunia bisa berubah, tapi satu yang pasti...
Cinta ini, sampai mati…