Text
Di sudut malam yang hening,
Ada cerita sunyi tersimpan,
Seorang anak, yatim piatu,
Hidup terlunta dalam kegelapan.
Kecilnya tak pernah merasakan
Hangatnya pelukan ibu,
Di tengah hujan dan badai,
Hanya mimpi yang membawanya bertahan.
Di jalanan yang dingin dan keras,
Ia berlari, penuh luka dan tanya,
Setiap wajah yang lewat,
Hanya bayangan kosong, tak memahami.
Di setiap rintik hujan yang jatuh,
Terdengar gemuruh impian,
Yang tak pernah pudar,
Walau dunia tak berpihak padanya.
Ia tumbuh dalam kesepian,
Menjalani hari demi hari,
Setiap langkahnya adalah
Langkah dari satu mimpi ke mimpi lain.
Orang-orang hanya melihat
Seorang pengembara tanpa tujuan,
Tanpa menyelami kedalaman
Yang tersimpan dalam hatinya.
Dan ketika dewasa datang,
Ia berdiri di persimpangan,
Bukan untuk memilih arah,
Tapi untuk melanjutkan cerita.
Dalam setiap kerinduan yang tak terucap,
Ada kebangkitan dari mimpi-mimpi yang lama,
Karena dalam dunia yang penuh kepedihan,
Hanya mimpi yang mengajarkannya bertahan.
Kisahnya adalah sebuah pelajaran,
Tentang kekuatan yang tersembunyi,
Bahwa meski tak ada yang memahami,
Mimpi adalah penuntun dalam perjalanan hidup.