[Verse 1] Kuih raya tak lagi sama Ketupat tak seindah dulu rasanya Tiada nasihat penuh makna Tiada suara memanggil “anakanda”
[Verse 2] Kampung halaman jadi memori Tempat tawa kini sepi Pintu kayu terbayang di mata Tapi salam hanya tiba melalui udara
[Chorus] Raya di rantau ku gagahi Dengan hati yang masih di sini Dalam rindu aku sujud Doa melayang mencari wajahmu Raya di rantau ku peluk sunyi Jadi teman ganti pelukanmu Walau jauh Walau raga berbeza bumi Kasih kita tak pernah berhenti (oh ibu)
[Bridge] Kalender di dinding jadi saksi Setiap tahun aku janji Aku janji Satu hari pulang juga Bawa cerita Bawa bangga untukmu
[Chorus] Raya di rantau ku gagahi Dengan hati yang masih di sini Dalam rindu aku sujud Doa melayang mencari wajahmu Raya di rantau ku peluk sunyi Jadi teman ganti pelukanmu Walau jauh Walau raga berbeza bumi Kasih kita tak pernah berhenti
Musikstyle
Warm acoustic Malay ballad with subtle modern pop polish, male vocals. Fingerpicked guitar and soft cajón create an intimate groove; verses stay close and conversational, chorus lifts with airy pads and gentle backing harmonies. Middle 8 swells with strings and toms for a lump-in-throat moment, then drops back to guitar and voice on the final line.