Text
Dari hutan di Madiun, api mulai menyala,
Pemberontakan meledak, niat memecah bangsa,
Musso dan kawan-kawan, ambil jalan berbeda,
Menggoyang persatuan, mencipta duka lara.
Tapi Indonesia, tetaplah berdiri,
Walau badai datang, tak kan pernah tergoyahkan,
Dengan darah pahlawan, perjuangan tak kan henti,
Indonesia merdeka, teruslah kita jaga.
Di Darul Islam, pemberontak angkat senjata,
Ingin dirikan negara, berdasarkan syariah,
Tapi Pancasila kokoh, tak mudah tergoyah,
Negara kesatuan, tetap kita bela.
Tapi Indonesia, tetaplah berdiri,
Walau badai datang, tak kan pernah tergoyahkan,
Dengan darah pahlawan, perjuangan tak kan henti,
Indonesia merdeka, teruslah kita jaga.
Lalu datang G30S, malam kelam menyelimuti,
Para jenderal gugur, dalam pengkhianatan yang keji,
Tapi semangat bangsa, tak pernah mati,
Kita bangkit bersama, melawan tirani.
Tapi Indonesia, tetaplah berdiri,
Walau badai datang, tak kan pernah tergoyahkan,
Dengan darah pahlawan, perjuangan tak kan henti,
Indonesia merdeka, teruslah kita jaga.
Dari Madiun hingga G30S,
Kami tak kan lupa, sejarah yang tertulis,
Bersatu kita teguh, terpecah kita runtuh,
Indonesia tercinta, bersama kita utuh.