(Intrument) Yeahh.. ey hey sar reps Rima rapal matra berulang renggut jadi diri belulang Ku cicipi hingga ketulang stelah habispun ku buang Dalam ruang ini betulan menunggu terangnya bulan Titik darah penghabisan Setelah ini kau mimisan Dan kau panik macam waktu kan habis Ku tertawa saat linting kannabis Lari berpelukan macam teletabis Ku boneka caki kau jadi tragis Dalam tangisanmu tanpa henti Biar terkesan aku jahati Ternyata asli hanya ku lucuti Tak ada hari libur untuk lu cuti Orang kira ku telah lama mati Jutsu oroci aku bangkit dari peti Ku tenggelam dalam dimesin tudi Saat ku hasilkan karya yang tridi Mereka bilang aku bawa tekad cehawdi Taburi kembang saatku mandi Dilarang berkunjung saatku semedi Buat kau mimisan sepertiku bilang tadi Sajian fresh macam doping Kau jadi tumbal yang kuberi toping Jika tak kuat minum topi miring Aku ini sinting saatku melinting Flow ku jadi kajian saat ucap ajian Kau terima hasil dari sekian Banyak saja omongan berharap gajian Dan, pasti kau pikir ini ke, sekian Belum sampai ditahap ujian Tiap rapalan punya kuncian Barmu kotor masuk ke cucian Rimaku lebih banyak dari lusinan Selalu lincah flow ku bagai tarian Mentalku bukan tahu isian Yang kau beli nikmati bagai cemilan Setiap orang pasti punya kancingan!