lagu tentang agama

439

Musik erstellt von MR Siwa Production mit Suno AI

lagu tentang agama
v3.5

@MR Siwa Production

lagu tentang agama
v3.5

@MR Siwa Production

Text
Makassar - Kota Makassar memiliki sejumlah spot wisata sejarah yang sayang untuk dilewatkan. Salah satunya Museum La Galigo.
Ya, museum ini merupakan salah satu tempat wisata yang menghadirkan berbagai koleksi sejarah di Sulawesi Selatan. Pengunjung dapat melihat berbagai benda-benda bersejarah, termasuk peralatan kehidupan masyarakat Sulawesi Selatan di masa prasejarah.
Nah bagi detikers yang penasaran, berikut ini informasi lengkap tentang Museum La Galigo sebagai panduan sebelum berkunjung. Simak yuk!
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baca juga:
Museum Kota Makassar: Sejarah, Arsitektur Bangunan dan Koleksi
Profil Museum La Galigo Makassar
Museum La Galigo pertama kali didirikan pada tanggal 1 Mei 1970. Dari situs Disbudpar Sulawesi Selatan, disebutkan Museum La Galigo adalah sebuah museum provinsi Sulawesi Selatan yang terletak di Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Tepatnya di Jalan Ujung Pandang Nomor 1.
Museum ini berada di kawasan Fort Rotterdam, Kota Makassar. Diketahui, Direktur Jenderal Kebudayaan Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, Prof. I.B. Mantra meresmikan gedung No. 5 dengan luas 2.211 m² sebagai ruang pameran tetap dan ruang pembinaan pada 24 Februari 1974 silam.
ADVERTISEMENT
Sejarah Museum La Galigo Makassar
Masih dari situs resmi Disbudpar, dijelaskan bahwa keberadaan sebuah museum di Sulawesi Selatan berawal pada tahun 1938 dengan didirikannya "Celebes Museum" oleh pemerintah Nederlandsch-Indie (Hindia Belanda). Museum tersebut didirikan di Kota Makassar sebagai ibu kota Gouvernement Celebes en Onderhoorigheden (Pemerintah Sulawesi dan Taklukannya).
Museum tersebut menempati bangunan dalam kompleks Benteng Ujung Pandang (Fort Rotterdam), yakni bekas kediaman Gubernur Belanda Admiral C.J Speelman (gedung D). Kala itu Celebes Museum memamerkan koleksi berupa keramik, piring, emas, dester tradisional Sulawesi Selatan dan beberapa mata uang.
Menjelang kedatangan Jepang di Kota Makassar, Celebes Museum telah menempati 3 gedung (gedung D, I, dan M). Koleksi yang dipamerkan pun bertambah, antara lain, peralatan permainan rakyat, peralatan rumah tangga seperti peralatan dapur tradisional, peralatan kesenian seperti kecapi, gandrang bulo, puik-puik, dan sebagainya.
Pada masa pendudukan Jepang Museum Celebes terhenti sampai pembubaran Negara Indonesia Timur (NIT). Selanjutnya, pada tahun 1966 kalangan Budayawan merintis kembali pendirian museum dan dinyatakan berdiri secara resmi pada tanggal 1 Mei 1970 berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Kepala Daerah Tingkat I Sulawesi Selatan No 182/V/1970 dengan nama "Museum La Galigo".
Pada tanggal 24 Februari 1974 Direktur Jenderal Kebudayaan Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia meresmikannya menjadi "Museum La Galigo Provinsi Sulawesi Selatan" dan merupakan Unit Pelaksana Teknis di bidang kebudayaan, khususnya bidang Permuseuman.
Kemudian di era Otonomi Daerah, tepatnya pada 28 Juni 2001, Museum La Galigo berubah nama menjadi UPTD (Un
Musikstyle
piano

Du magst vielleicht

Cover des Liedes Enikő
v4

Erstellt von Enikő Bagi mit Suno AI

Cover des Liedes Semáforo de Emociones
v4

Erstellt von Lara Moreno Clemente mit Suno AI

Cover des Liedes А ты когда-нибудь меня любила?
v4

Erstellt von Сагинай Шакенов mit Suno AI

Cover des Liedes Taj sagl di hati
v4

Erstellt von Normahhjkamis mit Suno AI

Verwandte Playlist

Cover des Liedes Layali Fi Aswan
v4

Erstellt von Achrafissa Ali mit Suno AI

Cover des Liedes RAVAN
v4

Erstellt von Hidden Huddy mit Suno AI

Cover des Liedes Базовый минимум для Хавы
v4

Erstellt von Ахмад Дудаев mit Suno AI