Text
(Verse 1)
Di bawah sinar mentari, kita bergoyang,
Tapi di balik tawa, ada rasa yang hilang,
Kamu bilang kawan, tapi hatimu seolah jauh,
Senyummu menipu, seperti angin musim lalu,
(Chorus)
Teman tapi tai, oh oh,
Ruh kita berbaur, tapi hatimu sepi,
Teman tapi tai, kita bercerita,
Tapi di dalam jiwa, ada luka tak terperi,
(Verse 2)
Bersama di jalanan, mendengar lagu reggae,
Tapi saat malam datang, muara rasa tidak sama lagi,
Foto-foto di ponsel, semua terlihat ceria,
Tapi di balik layar, kenyataan penuh dusta,
(Chorus)
Teman tapi tai, oh oh,
Ruh kita berbaur, tapi hatimu sepi,
Teman tapi tai, kita bercerita,
Tapi di dalam jiwa, ada luka tak terperi,
(Bridge)
Hey teman, apa kamu dengar?
Di setiap detik kita, ada cerita yang pudar,
Kau lari dari kenyataan,
Satu langkah ke depan, seribu langkah mundur, oh,
(Climax)
Kita bisa bangkit dari semua dusta,
Menghapus semua rasa yang menyakiti jiwa,
Bersenang-senang sambil melupakan luka,
Dengan alunan reggae, mari kita hidup merdeka!
(Chorus)
Teman tapi tai, oh oh,
Ruh kita berbaur, tapi hatimu sepi,
Teman tapi tai, kita bercerita,
Tapi sekarang kita, akan langkahkan kaki,
(Outro)
Teman tapi tai, takkan lagi terpuruk,
Mari sambut hari baru, dan buang semua luka,
Kita jadi kawan, dengan hati berapi-api,
Bersama kita nyanyikan, lagu kehidupan ini!