كلمات
(Versi1)
Dalam sepi, langkah ini terhenti,
Harapan sirna, layu tak bersemi,
Perjuangan ini kian membebani,
Kekuatan pergi, tiada lagi arti.
(Versi2)
Mimpi yang indah kini sirna,
Satu persatu terurai dalam luka,
Suara hati tak lagi berdaya,
Menyerah pada takdir yang ada.
Peluh dan air mata bersatu,
Menandai jalan penuh ragu,
Badai menghantam, tiada henti,
Menghimpun semua rasa yang mati.
Kisah yang terukir dalam jiwa,
Kini hanya bayang-bayang tanpa rasa,
Mengapa harus bertahan dalam derita,
Ketika semua indah hanya ilusi belaka.
Mungkin inilah akhir dari perjalanan,
Sebuah keputusan penuh kesedihan,
Menyerah adalah langkah terbaik,
Biar waktu yang menyembuhkan luka ini.
(Versi1)
Dalam sepi, langkah ini terhenti,
Harapan sirna, layu tak bersemi,
Perjuangan ini kian membebani,
Kekuatan pergi, tiada lagi arti.
(Versi2)
Mimpi yang indah kini sirna,
Satu persatu terurai dalam luka,
Suara hati tak lagi berdaya,
Menyerah pada takdir yang ada.